KONTRADIKSI.ID — Reses Masa Persidangan Ke 2 (Dua) dapil V kecamatan patilangio – Duhiadaa oleh Ikram Bahri Akbar Baderan SH. Yang di buka langsung oleh Camat Duhiadaa Burhan Inaku Di desa Bulili Kecamatan Duhiadaa. Senin, 9 Februari 2026.
Kegiatan ini turut di hadiri oleh OPD Tekhnis Pemerintah Dinas Perkim, dinas pertanian staf ahli DPRD Kabupaten Pohuwato.
Pada Reses Kali ini dinas Perumahan dan pemukiman membahas terkait pengadaan perumahan yang di rencanakan di 3 desa yang ada di kebupaten Pohuwato, yakni Desa Bulili, Pohuwato, Pohuwato Timur. Disampaikan oleh Jen Kono.
Sementara itu dari dinas pertanian menyampaikan terkait anggaran yang di khususkan untuk usulan aspirasi kedepan yakni terkait perluasan lahan pertanian yang menggunakan kakao kurang lebih 400 Ha yang di butuhkan guna untuk pengalihan komoditi dari 1500 Ha yang di butuhkan.
Hal ini mendapatkan protes dari masyarakat terkait pemindahan komoditi tersebut sebab dirinya menyampaikan sudah banyak pertanian saat ini itu sudah di kelola oleh pihak lain sehingga ini kecil kemungkinannya untuk mereka setuju.
Dirinya berharap kepada pemerintah baik DPRD kabupaten Pohuwato untuk tetap menghadirkan solusi terhadap kendala pertanian yang mereka hadapi saat ini tampa menghadirkan solusi mengantikan komoditi.
Ikram Bahri Akbar Baderan SH, dengan terang menyampaikan kepada masyarakat hal ini tidak luput dari pengawasan dirinya dan lembaga DPRD lainnya yang hingga saat ini masih tetap menghadirkan solusi walaupun di tengah efesiensi anggaran saat ini.
” Alhamdulillah apa yang menjadi keluhan bapak ibu petani itu sudah kami carikan solusi untuk sementara waktu penanganan Sendimen ini telah di Rapat Dengar Pendapat kemarin di gedung DPRD, dan untuk sementara waktu dilakukan penggarukan sendimen di buntulia dan itu akan berlanjut di saluran pertanian yang ada di Duhiadaa secara bertahap” Ujar Akbar.
Tak sampai disitu dirinya juga menekankan hingga saat ini pemerintah dan DPRD masih tetap mencarikan solusi lainya untuk kedepannya terhadap dampak yang di terima oleh masyarakat petani saat Ini, agar tidak terulang lagi hingga masyarakat tetap bisa melakukan aktivitas penanaman di wilayah percetakan sawah yang ada di Kecamatan Buntulia – Duhiadaa. (jan)





