LIMBOTO, Kontradiksi.id – Suasana kawasan Menara Keagungan Limboto, Kabupaten Gorontalo, tampak berbeda sejak Jumat (12/6/2026). Menjelang perhelatan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan yang dibuka resmi 20 Juni mendatang, ikon kebanggaan warga Gorontalo ini menjalani pembenahan besar‑besaran. Transformasi ini menjadikannya lebih megah, modern, dan siap menyambut ribuan tamu serta delegasi dari seluruh Indonesia yang hadir ke Bumi Serambi Madinah.
Pemerintah daerah lewat dinas terkait melakukan pembenahan menyeluruh dan terencana. Tujuannya memberikan kesan mendalam bagi setiap delegasi; di tingkat nasional, PENAS bukan sekadar pertemuan, melainkan etalase Gorontalo untuk menampilkan wajah daerah yang progresif, bersih, dan menawan.
Sentuhan Estetika dan Modernisasi Infrastruktur
Perubahan paling terasa ada pada struktur utama. Dinding kini dilapisi nuansa emas berkilau, memberi kesan elegan dan megah yang melambangkan kejayaan serta kemakmuran tanah Gorontalo.
Penataan lingkungan sekitar juga mendapat perhatian. Taman di area depan disulap jadi ruang terbuka yang lebih fungsional dan indah, ditutupi hamparan rumput sintetis berkualitas agar nyaman untuk bersantai maupun berfoto.
Salah satu daya tarik utama adalah videotron berbentuk bola raksasa. Teknologi ini diprediksi jadi magnet baru bagi warga dan wisatawan, menayangkan informasi PENAS serta potensi pariwisata secara dinamis, menjadikan kawasan ini ruang publik yang atraktif dan interaktif.
Pesona Cahaya di Malam Hari
Keindahan Menara Keagungan tak hanya tampak di siang hari. Saat malam tiba, sistem tata cahaya terintegrasi akan memancarkan kilauan warna‑warna yang dinamis, mengubahnya menjadi mercusuar simbol kemajuan dan semangat baru Gorontalo. Pemandangan ini diproyeksikan jadi lokasi favorit berfoto dan latar acara malam selama perhelatan berlangsung.
Momentum Bersejarah bagi Gorontalo
Pihak pemerintah daerah menegaskan pembenahan ini wujud komitmen jadi tuan rumah terbaik.
“PENAS 20 Juni bukan sekadar agenda nasional, melainkan momentum bersejarah. Gorontalo harus siap menyambut petani dan nelayan se‑Nusantara dengan kemegahan infrastruktur, keramahan, dan wajah baru Menara Keagungan,” ujar pejabat terkait saat meninjau lokasi.
Transformasi ini juga diharapkan berdampak jangka panjang: kawasan ini diproyeksikan jadi destinasi wisata unggulan yang terus memikat wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan wajah baru yang penuh pesona, Gorontalo kini siap bersinar terang di mata tamu nasional serta memperkokoh posisinya di peta pariwisata Indonesia.
Penulis: Zulkipli Uno
Editor: KMG







