Sabtu, Agustus 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kontradiksi.id
  • Home
    • Home – Layout 1
  • News
  • Advertorial
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Politik
  • Login
No Result
View All Result
Kontradiksi.id
Home Advertorial

Aliansi RADO Desak Transparansi, Tolak Dominasi Oligarki di Tambang Pohuwato

Redaksi Kontradiksi.id by Redaksi Kontradiksi.id
Agustus 19, 2025
in Advertorial, Daerah, Hukum & Kriminal, Nasional, News, Opini, Parlemen, Politik
0
Aliansi RADO Desak Transparansi, Tolak Dominasi Oligarki di Tambang Pohuwato
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KONTRADIKSI.ID Pohuwato – Suara kritis masyarakat kembali mengemuka melalui Aliansi Rakyat Anti Dominasi Oligarki (RADO) yang secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap atas problematika pertambangan di Kabupaten Pohuwato. Aliansi ini menilai bahwa kehadiran perusahaan tambang justru melahirkan ketidakadilan struktural, ketidakjelasan tanggung jawab, serta potensi besar terjadinya marginalisasi masyarakat lokal.

Aksi ini digelar pada Selasa, 19 Agustus 2025, dengan puluhan massa yang bergerak secara terorganisir menuju sejumlah titik strategis di Kabupaten Pohuwato. Rangkaian aksi dimulai dari Kantor Bupati Pohuwato, tempat massa mendesak pemerintah daerah untuk menuntaskan masalah tali asih dan ganti rugi. Dari sana, massa berlanjut ke Gedung DPRD Pohuwato guna menuntut sikap tegas wakil rakyat terhadap dominasi perusahaan tambang.

Related posts

Picsart_25-05-21_00-39-48-528

Gegara Lindungi Mba Ratna Terkait Kontribusi di PETI Bulangita Teratai, AIS Ancam Wartawan

Juli 16, 2026
Wartawan Diancam “Dibunuh dan Dibela” Saat Liput Lokasi Tambang Ilegal Marisa Milik Mba Ratna,  Korban Lapor ke Polres Pohuwato

Wartawan Diancam “Dibunuh dan Dibela” Saat Liput Lokasi Tambang Ilegal Marisa Milik Mba Ratna, Korban Lapor ke Polres Pohuwato

Juli 14, 2026

Tidak berhenti di situ, rombongan massa aksi juga mendatangi Kantor Polres Pohuwato, menyuarakan kritik keras terhadap penegakan hukum yang dinilai diskriminatif dan lebih berpihak pada kepentingan korporasi ketimbang penambang rakyat. Puncak dari aksi terjadi di titik nol ByPass Perusahaan Pani Gold, sebuah simbol perlawanan rakyat terhadap dominasi korporasi tambang yang mereka sebut sebagai wajah baru oligarki di Pohuwato.

Dalam tuntutannya, Aliansi RADO menegaskan delapan poin sikap, mulai dari penuntasan tali asih dan ganti rugi, penolakan perluasan konsesi, kritik terhadap penegakan hukum, hingga desakan percepatan penerbitan dokumen reklamasi pascatambang. Mereka juga menekankan agar perusahaan segera melakukan pengendalian dampak lingkungan, mengklarifikasi status hutan desa Hulawa dan Dusun Butato, serta memperjelas kepemilikan saham KUD Dharma Tani dalam PT PETS.

Ketua Serikat Petani dan Nelayan (SPAN), Usman Nggilu, yang turut hadir dalam aksi ini, menegaskan bahwa gerakan rakyat bukanlah upaya menghambat investasi, melainkan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang selama ini diabaikan.

“Kami tidak anti-investasi, tapi kami menolak bentuk investasi yang merampas hak rakyat, merusak lingkungan, dan menyingkirkan petani serta nelayan dari tanah mereka sendiri. Pohuwato bukan tanah kosong, di sini ada kehidupan, ada sejarah, dan ada masa depan rakyat yang harus dijaga,” tegas Usman Nggilu.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa jika pemerintah dan perusahaan terus abai terhadap aspirasi rakyat, maka potensi konflik sosial akan semakin membesar. “Jangan biarkan tambang ini menjadi Freeport kedua di tanah Pohuwato. Kedaulatan rakyat harus menjadi pijakan utama, bukan kepentingan segelintir oligarki,” pungkasnya.

Aksi Aliansi RADO pada 19 Agustus 2025 ini menjadi penanda bahwa persoalan tambang di Pohuwato tidak lagi sekadar isu ekonomi, melainkan pertarungan ideologis antara oligarki yang menguasai sumber daya dan rakyat yang menuntut kedaulatan atas tanahnya sendiri.

Tim-Redaksi

Previous Post

Tambang Tanpa Keadilan: PETI Jadi Kambing Hitam, Korporasi Dapat Karpet Merah

Next Post

Antara Konsesi dan Konsekuensi: Delapan Tuntutan RADO di Titik Nol Menjadi Cermin Kontradiksi Negara

Next Post
Antara Konsesi dan Konsekuensi: Delapan Tuntutan RADO di Titik Nol Menjadi Cermin Kontradiksi Negara

Antara Konsesi dan Konsekuensi: Delapan Tuntutan RADO di Titik Nol Menjadi Cermin Kontradiksi Negara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Not Thieves, But Wife, Cleared Funds Out Of Customer Account, Says BRI

1 tahun ago
Laga Menarik Tim Jurnalis Pohuwato VS Kabgor, Adu Gengsi dan Pengalaman

Laga Menarik Tim Jurnalis Pohuwato VS Kabgor, Adu Gengsi dan Pengalaman

6 bulan ago
Usman Nggilu: Tambang Ilegal di Cagar Alam Potabo Telan Korban Jiwa, Polres Pohuwato Harus Bertindak Tegas atau SPAN Akan Turun ke Jalan

Usman Nggilu: Tambang Ilegal di Cagar Alam Potabo Telan Korban Jiwa, Polres Pohuwato Harus Bertindak Tegas atau SPAN Akan Turun ke Jalan

1 tahun ago
Waduh, PT Bisseta Diduga Menunggak 600 Juta di Proyek PT GSM

Waduh, PT Bisseta Diduga Menunggak 600 Juta di Proyek PT GSM

6 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Advertorial
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Parlemen
  • Politik
  • Travel

BROWSE BY TOPICS

2018 League AKBAR BADERAN Balinese Culture Bali United Berbagi Takjil Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan DPRD POHUWATO Futsal Heru Yahudi HPN 2026 Istana Negara JMSI JMSI Pohuwato Jurnalis Pohuwato Kasat Reskrim Polres Pohuwato Kasus Curanmor Kasus HAM Kasus PETI Kodim 1313 Pohuwato Market Stories Muzamil Hasan National Exam Patilanggio Penimbunan BBM Persit PETANI POHUWATO PETI PETI Bulangita PETI Popayato Barat Pohuwato Polres Pohuwato Proyek PSI Gorontalo PT Bisseta PT GSM Puskesmas Renly H. Turangan Sepak Bola Tambang Ilegal Teguh Santosa Visit Bali Yayan Karim

POPULAR NEWS

  • Paradoks Keadilan: Senjata Laras Panjang Mengawal Mesin di Tanah Leluhur

    Paradoks Keadilan: Senjata Laras Panjang Mengawal Mesin di Tanah Leluhur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyidik Dan Jaksa Penuntut Umum Tak Profesional, Putusan Banding Pengadilan Tinggi Soal Pupuk Bersubsidi di Popayato Cederai Rasa Keadilan.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Diancam “Dibunuh dan Dibela” Saat Liput Lokasi Tambang Ilegal Marisa Milik Mba Ratna, Korban Lapor ke Polres Pohuwato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terkuaknya Percakapan Rahasia: Indikasi Skenario Terstruktur antara Oknum Pendeta dan Oknum Kapolsek dalam Kasus Pupuk Bersubsidi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Rampok dan Curi di Lokasi Tambang Jahiya, Daru Suleman Cs Dilaporkan ke Polres Pohuwato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Menyediakan Informasi dan berita akurat, terpercaya

Follow us on social media:

Recent News

  • Gegara Lindungi Mba Ratna Terkait Kontribusi di PETI Bulangita Teratai, AIS Ancam Wartawan
  • Wartawan Diancam “Dibunuh dan Dibela” Saat Liput Lokasi Tambang Ilegal Marisa Milik Mba Ratna, Korban Lapor ke Polres Pohuwato
  • Terkait laporan di polres: Ganti Rugi 42 Pohon Kelapa Sudah Dibayar 2 Kali

Category

  • Advertorial
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Parlemen
  • Politik
  • Travel
Kontradiksi.id

PT Kabar Multimedia Group

  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2025 Hosted by Cell Cloud Services - Copyright by PT Kabar Multimedia Group.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • News
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Politik
  • Travel
  • Opini

© 2025 Hosted by Cell Cloud Services - Copyright by PT Kabar Multimedia Group.